PHOTOSHOP

Software pengolah foto terhandal sedunia

DREAMWEAVER

Software yang di gunakan untuk operasi pembuatan website

JAVA

Materi java dan mengenal java lebih dalam

MYSQL

Pengolah Database yang sangat friendly

WINDOWS 8

OS terbaru dari Microsoft windows yang kini sedang mendunia.

Jumat, 14 Desember 2012

PENGENALAN C++

Setiap program C++ mempunyai bentuk umum seperti di bawah, yaitu:
Penjelasan :

1. Include
Adalah salah satu pengarah prepocessor directive yang tersedia pada C++.
Preprocessor selalu dijalankan terlebih dahulu pada saat proses kompilasi terjadi. Bentuk
umumnya :
# include <nama_file>
tidak diakhiri dengan tanda semicolon, karena bentuk tersebut bukanlah suatu bentuk
pernyataan, tetapi merupakan prepocessor directive. Baris tersebut menginstrusikan
kepada kompiler yang menyisipkan file lain dalam hal ini file yang berakhiran .h(file
header) yaitu file yang berisi sebagai deklarasi contohnya:
- # include <iostream.h> : diperlukan pada program yang melibatkan objek cout
- # include <conio.h> : diperlukan bila melibatkan clrscr(),yaitu perintah untuk membersihkan layar.
- # include <iomanip.h> : diperlukan bila melibatkan setw() yang bermanfaat untuk mengatur lebar                   dari suatu tampilan data.
- # include <math.h> : diperlukan pada program yang menggunkan operasi sqrt () yang bermanfaat    untuk operasi matematika
kuadrat.

2.Fungsi main ()
Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama
judul fungsi. Melihat bentuk seperti itu dapat kita ambil kesimpulan bahwa batang tubuh
program utama berada didalam fungsi main( ). Berarti dalam setiap pembuatan program
utama, maka dapat dipastikan seorang pemrogram menggunakan minimal sebuah fungsi.
Pembahasan lebih lanjut mengenai fungsi akan diterangkan kemudian. Yang sekarang
coba ditekankan adalah kita menuliskan program utama kita didalam sebuah fungsi
main().

3. Komentar
Komentar tidak pernah dicompile oleh compiler. Dalam C++ terdapat 2 jenis
komentar, yaitu:
Jenis 1 : /* Komentar anda diletakkan di dalam ini
Bisa mengapit lebih dari satu baris */
Jenis 2 : // Komentar anda diletakkan disini ( hanya bisa perbaris )

4.Tanda Semicolon
Tanda semicolon “ ; ” digunakan untuk mengakhiri sebuah pernyataan. Setiap
pernyataan harus diakhiri dengan sebuah tanda semicolon.

5. Mengenal cout(dibaca : C out)
Pernyataan cout merupakan sebuah objek di dalam C++, yang digunakan untuk
mengarahkan data ke dalam standar output (cetak pada layar)
Contoh :

Tanda “ << “ merupakan sebuah operator yang disebut operator “penyisipan/peletakan”


CARA KERJA PHPMYADMIN


Setelah berhasil masuk kedalam localhost maka kita masuk
kedalam folder PhpMyadmin yang telah kita letakkan sebelumnya.
Kemudian klik dua kali file index,php3 yang digunakan untuk menjalankan
software tersebut. Ada cara lain tanpa harus mengklik file index.php3 yaitu
mengedit file httpd.conf pada bagian “Directory Index” kita harus menulis
ekstention .php3 atau .php agar ketika browser membuka folder tersebut,
file tersebut otomatis terbuka tanpa harus mengklik file tersebut.
Setelah software tersebut bekerja maka akan tampil browser seperti
gambar di bawah ini :

Pada browser tersebut tampak beberapa bagian yang menyatakan
nama database yang telah kita buat sebelumnya dengan menggunakan Dos-
Prompt yaitu di sebelah kiri gambar sedangkan di sebelah kanan tampak
suatu kolom yang di peruntukkan untuk membuat suatu database yang
baru. Kalau kita tidak ingin membuat database yang baru dan hanya ingin
mengedit database yang lama maka anda cukup mengklik nama database
yang telah ada di sebelah kiri tersebut, maka Phpmyadmin akan membawa
anda ke halaman lainnya yang berupa tempat editing database lengkap
dengan field dan valuefieldnya.
Dalam modul ini kita akan membuat suatu database yang baru
dengan nama database registrasi. Untuk itu kita tinggal menuliskan kata
registrasi di klom yang telah tersedia kemudian klik button create.
Maka akan tampil suatu tampilan sebagai berikut :
Pada bagian paling bawah yaitu create new table, di bawahnya
terdapat field name dan fields. Kedua kolom tersebut adalah digunakan
ketika kita ingin membuat table baru di dalam database tersebut. Misalkan
nama tablenya adalah data dan banyak fields-nya adalah 4, kemudian tekan
button “go”. Maka akan tampak tampilan sebagai berikut :

Pada gambar di atas, banyak fieldnya kurang lengkap, hal ini
karena keterbatasan kertas. Untuk lebih jelasnya lagi, anda dapat
melihatnya sendiri jika telah berhasil menjalankannya. Di dalam gambar
tersebut anda tinggal memasukkan nama field, typefield, besar tipefieldnya
dan apakah kita posisikan field tersebut sebagai primary key atau tidak.
Untuk kondisi primary key di gambar atas tidak kelihatan. Posisinya ada di
sebelah paling kanan dari gambar.
Setelah semuanya di isi, maka tekan button save, maka anda akan
di tampilkan suatu halaman lainnya yaitu :

Pada gambar di atas, tampak pada bagian di atas adalah sintak
SQL yang jika kita tulis di tampilan Dos_Prompt akan sama hasilnya
yaitu akan menghasilkan suatu table dengan nama data dan nama
fieldnya adalah nama, alamat, telepon, dan umur. Pada halaman ini
kita dengan mudah memasukkan data ke table yaitu dengan menekan
dua kali kata insert, maka kita akan di tampilkan suatu field-field
yang memiliki nama seperti yang kita buat sebelumnya. Untuk
melihat seluruh hasil input ke database, kita cukup mengklik kata
browse, maka kita akan di tampilkan seluruh isi field yang telah ada.







PHPMYADMIN


Instalasi
Phpmyadmin merupakan software yang digunakan untuk
memudahkan bagi seseorang untuk membuat suatu database dengan cepat
tanpa harus mengetik secara manual di Dos-Prompt. Software ini dapat di
download di http://www.phpwizard.net.
Setelah di download dan di ekstrak maka hasilnya letakkan di
folder di mana kita posisikan document Root web server kita. Peletakan ini
akan kita pelajari pada modul PHP yang akan datang. Namun sebelumnya
ada file yang perlu di edit, yaitu file yang bernama config.inc.php3. Di
dalam file ini ada beberapa kalimat yang harus di edit yaitu
Pada bagian user dan password. Pada kedua baris itu kita harus
menyamakannya dengan kondisi ketika kita pertama kali menginstal
MySQL melalui Dos_Prompt. Jika user-nya root maka tulis di bagian
tersebut root, dan jika password MySQL-nya smkti maka letakkan kata
smkti di baris tersebut. Untuk lebih jelasnya lagi perhatikan gambar di bawah ini :

Setelah selesai mengeditnya kemudian muka webserver yang telah
ada yaitu apache kemudian buka browser IE atau netscape, tulis di
addressnya dengan localhost, maka secara otomatis browser akan membuka
directory document root yang telah kita buat sebelumnya. Untuk lebih
jelasnya lagi mengenai pembuatan web server dengan apache dan
menjalankan server-side scripting yaitu PHP, akan kita bahas pada modul
berikutnya.


MENGHUBUNGKAN PHP DENGAN MySQL


Agar script PHP yang kita buat dapat berhubungan dengan database dari MySQL dapat
menggunakan fungsi berikut ini:
File utama.php:

<?php
function open_connection()
{
$host=”localhost”;
$username=”root”;
$password=””;
$databasename=”privatdb”;
$link=mysql_connect($host,$username,$password) or die ("Database tidak dapat
dihubungkan!");
mysql_select_db($databasename,$link);
return $link;
}
?>

Isi dari variabel $host, $username, $password dan $databasename dapat disesuaikan
sesuai dengan setting pada MySQL server yang ada.
Contoh:
Menampilkan data anggota yang telah dibuat dengan menggunakan script PHP.
File contoh13.php:

<?php
// ----- ambil isi dari file utama.php
require("utama.php");
// ----- hubungkan ke database
$link=open_connection();
// ----- menentukan nama tabel
$tablename="anggota";
// ----- perintah SQL dimasukkan ke dalam variable string
$sqlstr="select * from $tablename";
// ------ jalankan perintah SQL
$result = mysql_query ($sqlstr) or die ("Kesalahan pada perintah SQL!");
// ------ putus hubungan dengan database
mysql_close($link);
// ------ buat tampilan tabel
echo("<table width=100% cellspacing=1 cellpadding=2 bgcolor=#000000>");
echo("<tr><td bgcolor=#CCCCCC>No</td><td bgcolor=#CCCCCC>Nama</td><td
bgcolor=#CCCCCC>E-Mail</td><td bgcolor=#CCCCCC>Alamat</td><td
bgcolor=#CCCCCC>Kota</td></tr>");
// ------ ambil isi masing-masing record
while ($row = mysql_fetch_object ($result))
{
// ----- mengambil isi setiap kolom
$nomor=$row->nomor;
$nama=$row->nama;
$email=$row->email;
$alamat=$row->alamat;
$kota=$row->kota;
// ------ menampilkan di layar browser
echo("<tr><td bgcolor=#FFFFFF>$nomor</td><td bgcolor=#FFFFFF>$nama</td><td
bgcolor=#FFFFFF>$email</td><td bgcolor=#FFFFFF>$alamat</td><td
bgcolor=#FFFFFF>$kota</td></tr>");
}
echo("</table>");
?>


PERINTAH PERINTAH MySQL


Bentuk prompt “mysql>” adalah tempat menuliskan perintah-perintah MySQL. Setiap
perintah SQL harus diakhiri dengan tanda titik-koma “;” .
Cara untuk membuat sebuah database baru adalah dengan perintah:
create database namadatabase;

Contoh:
create database privatdb;
Untuk membuka sebuah database dapat menggunakan perintah berikut ini:
use namadatabase;
Contoh:
use privatdb;
Perintah untuk membuat tabel baru adalah:
create table namatabel
(
struktur
);
Contoh:
Misalkan kita ingin menyimpan data anggota yaitu: nomor, nama, email, alamat, kota.
Sedangkan strukturnya seperti tabel dibawah ini:

Perintah MySQL untuk membuat tabel seperti diatas adalah:
create table anggota(
nomor int(6) not null primary key,
nama char(40) not null,
email char(255) not null,
alamat char(80) not null,
kota char(20) not null
);
Sedangkan data yang akan diisikan dalam tabel anggota adalah sebagai berikut:

Untuk memasukkan sebuah baris (record) kedalam tabel MySQL adalah sebagai
berikut:
insert into namatabel values(kolom1, kolom2, kolom3,…);
Contoh:
insert into anggota values(‘1’,’Arini Nurillahi’,’arini@hotmail.com’,’Jl.Lebak Rejo
7’,’Surabaya’);

MENAMPILKAN ISI TABLE
Isi tabel dapat ditampilkan dengan menggunakan perintah SELECT, cara penulisan
perintah SELECT adalah:
select kolom from namatable;



Contoh:
• Untuk menampilkan kolom (field) nomor dan nama pada tabel anggota
  select nomor, nama from anggota;
• Untuk menampilkan semua kolom(field) pada tabel anggota
  select * from anggota;
• Untuk menampilkan semua kolom pada tabel anggota yang berada pada kota
  ‘Surabaya’
  select * from anggota where kota=’Surabaya’;
• Untuk menampilkan semua kolom pada tabel anggota dengan urut nama
  select * from anggota order by nama;
• Untuk menghitung jumlah record pada tabel anggota
  select count(*) from anggota;
• Untuk menampilkan kota pada tabel anggota
  select kota from anggota;
• Untuk menampilkan kota dengan tidak menampikan kota yang sama pada tabel
  anggota
  select distinct kota from anggota;
• Untuk menampilkan nama dan email yang mempunyai email di ‘yahoo.com’
  select nama,email from anggota where email like ‘%yahoo.com’;

 MENGHAPUS RECORD
  Untuk menghapus suatu record dengan kriteria tertentu digunakan perintah sebagai berikut:
  delete from namatabel where kriteria;
  Contoh:
• Menghapus record dari tabel anggota yang bernomor ‘3’
  delete from anggota where nomor=’3’;

  MEMODIFIKASI RECORD
  Untuk memodifikasi (merubah) isi record tertentu adalah dengan menggunakan perintah
  sebagai berikut:
  update namatabel set kolom1=nilaibaru1, kolom2=nilaibaru2 … where kriteria;
  Contoh:
• Merubah e-mail dari anggota yang bernomor 12 menjadi ‘supri@yahoo.com’
  dalam tabel anggota.
  update anggota set email=’supri@yahoo.com’ where nomor=’12’;



DASAR-DASAR MySQL



Dalam bahasa SQL pada umumnya informasi tersimpan dalam tabel-tabel yang secara
logik merupakan struktur dua dimensi terdiri dari baris (row atau record) dan
kolom(column atau field). Sedangkan dalam sebuah database dapat terdiri dari beberapa
table.
Beberapa tipe data dalam MySQL yang sering dipakai:

MEMBUAT DATABASE DAN TABLE

Untuk masuk ke dalam program MySQL pada prompt jalankan perintah berikut ini:
C:\> MYSQL (Enter)
Kemudian akan masuk kedalam MySQL seperti tampilan dibawah ini:

Bentuk prompt “mysql>” adalah tempat menuliskan perintah-perintah MySQL. Setiap
perintah SQL harus diakhiri dengan tanda titik-koma “;” .
Cara untuk membuat sebuah database baru adalah dengan perintah:
create database namadatabase;

Contoh:
create database privatdb;
Untuk membuka sebuah database dapat menggunakan perintah berikut ini:
use namadatabase;
Contoh:
use privatdb;
Perintah untuk membuat tabel baru adalah:
create table namatabel
(
struktur
);
Contoh:
Misalkan kita ingin menyimpan data anggota yaitu: nomor, nama, email, alamat, kota.
Sedangkan strukturnya seperti tabel dibawah ini:


PERNYATAAN SELEKSI



Apa yang dimaksud pernyataan seleksi?
Sebagian besar bahasa pemrograman mengandung pernyataan seleksi. Pada dasarnya
pernyataan seleksi adalah suatu mekanisme suatu pernyataan akan dikerjakan atau tidak,
hal tergantung pada kondisi yang dirumuskan. Dalam PHP atau bahasa pemrograman
lainnya pernyataan seleksi diterapkan dengan menggunakan statemen if.
if
Bentuk umum pernyataan if, adalah sbb:

If (kondisi) {
statement;
}

Prinsip Kerja : Statement di atas akan dikerjakan apabila kondisi bernilai TRUE (1)
sedangkan jika kondisi bernilai FALSE (0), maka statement di atas tidak akan
dikerjakan.
Contoh : Mengabsolutkan nilai bulat

<?php
$a = -10;
if ($a < 0) {
$a = $a * -1;
}
echo $a;
?>
else
sebenarnya pernyataan else merupakan bagian dari pernyataan if, yang mana pernyataan
else ini digunakan untuk memberikan alternatif perintah apabila kondisi bernilai FALSE
(0). Bentuk umum pernyataan :
If (kondisi) {
Statement1;
} else {
Statement2;
}
Contoh :
<?php
$nilai = 40;
if ($nilai >= 60) {
echo “Nilai Anda : $nilai. Selamat, Anda Telah Lulus!!”;
} else {
echo “Nilai Anda : $nilai. Sorry, Anda Tidak Lulus!!”;
}
?>

Modul Pemrograman Berbasis Web dengan PHP Halaman - 10
Contoh di atas akan menguji kondisi $nilai >= 60, ternyata kondisi bernilai salah
(FALSE) sehingga yang dikerjakan adalah statemen dibawah else, yaitu akan ditampilkan
hasil output program “Nilai Anda : 40. Sorry, Anda Tidak Lulus!!”.
elseif
jika pernyataan else memberikan alternatif pilihan kedua pada pernyatan di atas, maka
pernyataan elseif adalah untuk merumuskan banyak alternatif pilihan (lebih dari dua
pilihan). Adapun bentuk umumnya :

If (kondisi1) {
statement_1;
} elseif (kondisi2) {
statement_2;
} ………
………
} else {
statement_n;
}
Contoh :
<?php
$nilai = 50;
if (($nilai >= 0) && ($nilai <50)) {
$indek = “E”;
} elseif (($nilai >= 50) && ($nilai <60)) {
$indek = “D”;
} elseif (($nilai >= 60) && ($nilai <75)) {
$indek = “C”;
} elseif (($nilai >= 75) && ($nilai <85)) {
$indek = “B”;
} elseif (($nilai >= 85) && ($nilai <100)) {
$indek = “A”;
} else {
$indek = “Nilai diluar jangkuan”;
}
echo “Nilai Anda : $nilai, dikonversi menjadi ‘$indek’ “;
?>
switch
Serupa dengan pernyataan if – elseif – else, pernyataan switch juga memberikan banyak
alternatif pilihan pernyataan. Adapun bentuk umum switch :
switch (nilai_ekspresi) {
case nilai_1 : statement_1; break;
case nilai_2 : statement_2; break;
default :
statement_n;
}

contoh :

<?
$angka = 6;
switch ($angka){
case 0: $terbilang = “NOL”; break;
Modul Pemrograman Berbasis Web dengan PHP Halaman - 11
case 1: $terbilang = “SATU”; break;
case 2: $terbilang = “DUA”; break;
case 3: $terbilang = “TIGA”; break;
case 4: $terbilang = “EMPAT”; break;
case 5: $terbilang = “LIMA”; break;
case 6: $terbilang = “ENAM”; break;
case 7: $terbilang = “TUJUH”; break;
case 8: $terbilang = “DELAPAN”; break;
case 9: $terbilang = “SEMBILAN”; break;
default: $terbilang = “Nilai diluar jangkuan!!”;
}
printf(“Bentuk terbilang dari angka ‘%d’ adalah ‘%s’ “, $angka, $terbilang);
?>